Padang, Matakata.co – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Kota Padang di Gedung DPRD Kota Padang, Jumat (7/8).
Momentum hari jadi ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Ibu Kota Provinsi Sumbar tersebut untuk bertransformasi menjadi kota yang lebih maju dan berdaya saing global.
Muhidi menegaskan bahwa usia 357 tahun merupakan refleksi dari perjalanan sejarah yang panjang. Menurutnya, perayaan ini tidak boleh sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan harus menjadi bahan bakar untuk memperkuat sinergi antar lini.
“HUT Kota Padang harus menjadi pemantik semangat bagi seluruh warga. Kita perlu menjaga persatuan, memperkokoh gotong royong, dan bersama-sama membawa kota ini agar semakin nyaman dihuni serta mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional,” ujar Muhidi.
Ia menambahkan, capaian pembangunan yang telah diraih Kota Padang selama ini patut diapresiasi. Namun, tantangan ke depan menuntut adanya inovasi berkelanjutan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan pada sektor fundamental seperti pendidikan, ekonomi, pariwisata, dan infrastruktur.
Untuk mencapai target tersebut, politisi ini mengajak seluruh elemen—mulai dari pemerintah, DPRD, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat luas—untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap daerah.
“Dengan spirit kebersamaan, saya optimistis Kota Padang akan terus tumbuh menjadi pusat pertumbuhan yang inklusif dan menyejahterakan warga. Mari jadikan momentum ke-357 ini sebagai pijakan awal menuju masa depan Padang yang lebih gemilang,” tuturnya.
Menutup penyampaiannya, Muhidi mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kota Padang. Ia berharap kota berjuluk Kota Tercinta ini tetap konsisten merawat nilai-nilai budaya Minangkabau di tengah perannya yang semakin strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, dan pariwisata di gerbang barat Indonesia.
“Selamat Hari Jadi ke-357 Kota Padang. Teruslah maju dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatra Barat,” pungkasnya. (Y)





