Memang banyak hal yang berubah dari hubungan orangtua dengan anaknya yang sudah dewasa. Tak jarang, banyak hal yang tidak bisa disampaikan oleh orangtua walaupun hal itu sebenarnya sangat dibutuhkan oleh mereka.
Seorang psikolog dan penasehat media Hope of Depression Research Foundation, Dr. Michele Goldman, Ph.D mengatakan bahwa memang seiring bertambahnya usia, orangtua memang memiliki hubungan yang berbeda dengan anak mereka yang mulai beranjak dewasa.
Dr. Michele juga menekankan bagaiman orangtua memiliki kebutuhan, baik itu dalam urusan fisik, emosional, logistik hingga finansial, nah di sini kadang orangtua sangat membutuhkan bantuan kepada anak dewasa mereka. Tapi sayangnya hal ini jarang terucapkan karena kebanyakan orangtua mungkin takut apa yang ingin disampaikan kepada anaknya malah menjadi beban.
Maka itu, sebagai anak yang sudah dewasa memang perlu sekali memahami berbagai hal yang dibutuhkan oleh orangtua. Sehingga hal-hal yang dibutuhkan orangtua itu bisa kamu sediakan atau bantu, tanpa harus menunggu orangtua menyampaikannya.
Nah, buat kamu yang ingin tahu apa saja hal yang dibutuhkan orangtua kepada anaknya yang sudah dewasa, berikut kita akan mengulasnya, seperti dilansir dari laman Parade.
- Memberikan keyakinan bahwa mereka penting
Banyak situasi dan keadaan yang terjadi ketika seorang anak tidak memperlihatkan kalau orangtua mereka itu masih menjadi sosok yang penting. Apalagi ketika si anak sudah memiliki keluarga dan jenjang karier yang membuat mereka terlalu sibuk, hal ini kadang tanpa disadari telah membuat si anak kurang memberi perhatian kepada orangtua mereka, dan memang terlihat seolah mereka tidak menganggap penting keberadaan orangtua.
Dr. Goldman mengatakan kalau orangtua sebenarnya memang sangat mendambakan pengingat yang menyentuh hati bahwa mereka itu telah memberi pengaruh baik kepada anak mereka yang sudah dewasa.
Maka itu, orangtua perlu tahu kalau mereka tetap menjadi sosok yang penting bagi dalam kehidupan anak mereka yang telah dewasa itu. Bahkan ketika si anak sudah memiliki keluarga sendiri, anak seharusnya memang tetap memperlihatkan kalau orangtua mereka tetaplah menjadi sosok yang penting.
Nah, hal ini sebenarnya bisa dilakukan oleh sang anak tanpa harus diminta oleh orangtua. Apalagi hal ini juga cukup sensitif dan memang jarang sekali orangtua bisa mengungkapkan kalau mereka butuh tetap merasa menjadi sosok penting bagi anak-anaknya yang sudah dewasa.
2. Keikutsertaan dalam acara
Memang, ketika anak-anak sudah dewasa biasanya mereka sudah punya kesibukan, baik itu di dalam keluarga mereka sendiri atau urusan pekerjaan.
Nah, kalau dibandingkan saat anak masih kecil, dimanapun atau apapun acara orangtua, anak pasti selalu ikut untuk hadir. Tapi beda halnya ketika anak sudah dewasa dan memiliki berbagai acara atau pertemuan, yang malah orangtua tidak terlibat.
Makanya, untuk beberapa acara kecil dan sejenisnya, anak yang sudah dewasa sebaiknya juga mengundang orangtua untuk ikut hadir. Hal ini memang jarang sekali diminta oleh orangtua, karena di satu sisi para orangtua tidak ingin melampaui batas, dan di sisi lain kadang anak tidak mengundang orangtua karena tidak ingin merepotkan mereka.
Hal ini sedapatnya bisa ditanggulangi agar anak bisa mengajak orangtua untuk hadir di sebuah acara kecil. Karena dengan begini juga orangtua akan merasa penting dan dihargai.
3. Kesabaran
Kita pasti tahu bahwa faktor usia akan membuat seseorang menjadi lebih lambat, sulit bergerak cepat, mudah lupa dan kebiasaan lainnya yang kadang membuat si anak menjadi kesal.
Tapi ingat, satu hal yang juga dibutuhkan oleh orangtua adalah kesabaran. Anak yang sudah dewasa harusnya paham bahwa orangtua mereka sudah tidak muda lagi, yang sudah tidak secekatan seperti dulu lagi, makanya kesabaran adalah hal yang penting untuk ditanamkan dalam hati ketika sedang berhadapan dengan orangtua yang telah lanjut usia.
4. Kontak rutin
Orangtua masih memiliki kebutuhan emosional, kata Dr. Goldman, makanya itu penting sekali untuk menjaga kontak rutin antara anak yang sudah dewasa dengan orangtua mereka ini.
Salah satu kebutuhan dalam kontak rutin ini bisa dilakukan dengan panggilan telepon, makan malam mingguan dan mungkin beberapa kegiatan bersama di akhir pekan.
Dr. Goldman mengatakan kalau orangtua biasanya memang agak sulit untuk meminta kontak rutin dengan anaknya yang sudah berkeluarga. Malah orangtua juga menghindari untuk meminta hal itu karena terasa seperti mereka bergantung atau menuntut kepada anak mereka itu.
Nah, buat anak, hal ini sebenarnya perlu menjadi perhatian untuk bagaimana bisa menciptakan kontak rutin dengan orangtua.
5. Rasa hormat
Orangtua bagaimanapun akan sangat membutuhkan rasa hormat dari anaknya. Nah, hal ini jangan sampai dilupakan oleh anak yang sudah dewasa. Walaupun kamu sudah memiliki jabatan tinggi atau pekerjaan yang bisa menghasilkan banyak pundi, tapi bagaimanapun kondisi orangtua harus tetap seorang anak memberikan rasa hormat kepada orangtuanya.
Memberikan rasa hormat ini juga seharusnya bisa diberikan dengan tulus, dengan bahasa yang lembut dan bagaimana orangtua bisa merasakan kalau anaknya menaruh hormat padanya dan tidak pernah berubah selama ini.
6. Menavigasi layanan kesehatan
Terkadang memang dengan faktor usia yang sudah lanjut, orangtua kadang kesulitan untuk mengatur jadwal pengecekan kesehatan, atau mungkin mereka butuh ditemani untuk janji bertemu dengan dokter. Nah, buat hal ini anakpun harus peduli.
Kebanyakan orangtua malah tidak mau merepotkan anaknya untuk urusan pemeriksaan kesehatan ini, tapi di lain sisi orangtua memang sebenarnya sangat membutuhkan bantuan anaknya untuk hal itu. Maka itu, sebagai anak yang sudah dewasa, kita sendiri yang seharusnya paham bahwa orangtua tidak mau menyampaikan hal itu bukan karena tidak mau anaknya ikut campur tapi orangtua biasanya memang tidak ingin membebani anak-anak mereka.
7. Mengelola rumah
Seperti yang disampaikan di atas, faktor usia memang bakal membuat seseorang menjadi kesulitan mengurus hal yang dulu biasanya bisa dilakukan dengan cekatan.
Membersihkan rumah pun sebenarnya adalah bagian penting yang memang perlu terus dilakukan agar lingkungan tempat tinggal menjadi bersih. Tapi memang hal ini sudah menjadi pekerjaan yang tidak mudah lagi ketika orangtua sudah lanjut usia.
Makanya itu, ketika kamu punya waktu luang sedapatnya kamu bisa mengunjungi rumah orangtuamu untuk membantu mereka membersihkan rumah. APalagi memang untuk urusan memindahkan furnitur atau membersihkan rumput di halaman.
Jadi istilahnya, jangan biarkan orangtua meminta bantuan tapi biasakan anak yang mulai menawarkan untuk membantu apa yang kira-kira bisa dilakukan dalam membersihkan rumah.
8. Manajemen keuangan
Dibanding orangtua, anak-anak mereka yang sudah dewasa pastinya memiliki pengetahuan yang lebih dari mereka.
Dr. Goldman mengatakan bahwa ada kebutuhan untuk berbicara dengan orangtua tentang cara menghindari penipuan daring, mengelola rekening pensiun dan merencanakan masa depan.
Sebegai orang anak, kamu juga sebetulnya perlu memberikan pengetahuan-pengetahuan soal keuangan ini kepada orangtua kamu. Hal ini sebenarnya juga penting untuk mereka pahami.
Nah, demikian sedikit ulasan bagaimana seharusnya anak yang telah dewasa bersikap kepada orangtuanya. Semoga bermanfaat ya!





