• News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra
  • Login
Upgrade
matakata.co
  • News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra
Tidak Ada Hasil
Perlihatkan Semua Hasil
  • News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra
Tidak Ada Hasil
Perlihatkan Semua Hasil
matakata.co
Tidak Ada Hasil
Perlihatkan Semua Hasil
Home News

Anggota DPRD Sumbar Nurkhalis : Tanpa Pemanfaatan Teknologi Sektor Pertanian Lambat Berkembang

Jumat, 25/10/24 | 22:39 WIB
Anggota DPRD Sumbar Nurkhalis : Tanpa Pemanfaatan Teknologi Sektor Pertanian Lambat Berkembang

Limapuluh Kota, Matakata.co –Peningkatan hasil produksi pertanian perlu pemanfaatan teknologi. Tanpa memanfaatkan teknologi, sektor pertanian akan lambat berkembang di Sumbar.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Sumbar, Nurkhalis Dt Bijo Dirajo pada masyarakat Taeh Bukik, Limapuluh Kota, Jumat (25/10).

Ia mengatakan, saat ini sangat banyak perkembangan dalam teknologi pertanian. Pemanfaatan teknologi ini sudah dilakukan oleh berbagai negara. Indonesia pun harus berinovasi memanfaatkannya.

Salah satu wujud teknologi pertanian ini seperti inovasi peralatan pertanian serta inovasi varietas komoditi pertanian.

Kemudian ada pula alat yang mengukur tekstur tanah. Alat ini bisa memberitahukan tentang komposisi antara pasir, debu dan liat tanah. Jika komposisinya seimbang maka akan semakin baik untuk pertanian karena tanah tersebut memiliki kecukupan air dan unsur hara.

Ia menilai, tingkat produksi pertanian Sumbar masih relatif rendah. Bahkan ada permasalahan yang selalu terjadi. Salah satunya kesulitan petani memenuhi kebutuhan pupuk.

“Kita juga bisa memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan ketersediaan pupuk organik di tengah masyarakat. Ini dapat menjadi solusi kelangkaan pupuk,” katanya.

Nurkhalis berharap petani Sumbar bisa menjadi pelopor kemajuan hasil produksi pertanian dengan kemampuan sendiri. Caranya dengan melakukan berbagai inovasi dan kreatifitas sesuai dengan karakter dan potensi lahan pertanian masing-masing.

“Jika perlu lakukan kajian. Sehingga potensi daerah bisa optimal dikembangkan. Perhatikan juga soal ketersediaan bahan dasarnya dan perhitungan juga pasarnya dapat menjanjikan atau tidak,” himbaunya.

Dalam pertemuan itu, Wali Nagari Taeh Bukik, Hardimus mengatakan sekitar 85 persen warga di daerah itu petani. Mewakili masyarakat ia menyampaikan permohonan bantuan alat pertanian untuk memudahkan aktivitas pertanian warga. Diantaranya seperti alat untuk membajak tanah, mesin produksi ubi dan alat untuk pengolahan ubi menjadi produk kuliner khas Sumbar seperti korakkoling dan keripik.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna, Eli mengatakan Nagari Taek bisa dikembangkan pariwisata, yakni wisata paralayang. Namun wisata amat erat hubungannya dengan kebersihan dan keasrian lingkungan.

“Kami berniat mengelola sampah dengan lebih optimal. Jadi kami butuh bank sampah, alat pengolahan sampah plastik menjadi balok plastik. Alat itu harganya mahal Rp 25 juta. Jika alat itu ada daur ulang sampah juga bisa menjadi sumber pendapatan nagari nantinya,” katanya. (y)

ShareTweetPin

Related Posts

Elzatta Buka Store di Basko City Mall, Ada Promo Menarik di Bulan Mei Ini
News

Elzatta Buka Store di Basko City Mall, Ada Promo Menarik di Bulan Mei Ini

Selasa, 19/5/26 | 21:56 WIB

Padang, Matakata.co – Buat warga Padang pecinta fashion muslim, kini bisa mendapatkan brand-brand berkualitas dari Elzatta. Tak perlu jauh-jauh ke...

DPRD Sumbar Jawab Tanggapan Gubernur Terhadap Dua Ranperda
News

DPRD Sumbar Jawab Tanggapan Gubernur Terhadap Dua Ranperda

Rabu, 13/5/26 | 22:43 WIB

Padang, Matakata.co - DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD...

Fraksi-Fraksi DPRD Sumbar Sampaikan Pandangan Umum Ranperda Penyelenggaraan Jalan Provinsi
News

Fraksi-Fraksi DPRD Sumbar Sampaikan Pandangan Umum Ranperda Penyelenggaraan Jalan Provinsi

Senin, 11/5/26 | 23:34 WIB

Padang, Matakata.co - Fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyampaikan pandangan umum terkait rancangan peraturan daerah...

DPRD Sumbar Bahas Dua Ranperda, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Regulasi Harus Perhatikan Kewenangan dan Kemampuan Fiskal Daerah

DPRD Sumbar Bahas Dua Ranperda, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Regulasi Harus Perhatikan Kewenangan dan Kemampuan Fiskal Daerah

Senin, 11/5/26 | 23:05 WIB
Wacana Sumbar Jadi Daerah Istimewa, DPRD Sumbar dan Tim Ahli Kaji Naskah Akademik

Wacana Sumbar Jadi Daerah Istimewa, DPRD Sumbar dan Tim Ahli Kaji Naskah Akademik

Senin, 11/5/26 | 22:43 WIB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra

Copyright matakata.co @2024

Tidak Ada Hasil
Perlihatkan Semua Hasil
  • News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra

Copyright matakata.co @2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In