• News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra
  • Login
Upgrade
matakata.co
  • News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra
Tidak Ada Hasil
Perlihatkan Semua Hasil
  • News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra
Tidak Ada Hasil
Perlihatkan Semua Hasil
matakata.co
Tidak Ada Hasil
Perlihatkan Semua Hasil
Home News

Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Kecam Aksi Perusakan Rumah Doa di Padang Sarai

Senin, 28/7/25 | 22:26 WIB
Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria Kecam Aksi Perusakan Rumah Doa di Padang Sarai

Padang, Matakata.co – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Nanda Satria, mengecam aksi perusakan rumah doa umat Kristen yang terjadi di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Minggu (27/7/2025).

Ia menilai tindakan anarkis tersebut berpotensi mencoreng citra Kota Padang yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antar umat beragama.

“Kejadian ini sangat disayangkan dan mencederai semangat kebersamaan yang telah lama terjalin di tengah masyarakat kita,” ujar Nanda saat diwawancarai pada Senin (28/7).

Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bertindak tegas untuk memproses para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita minta aparat menindak tegas oknum-oknum yang melakukan tindakan anarkis ini, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” tegas politisi muda itu.

Nanda mengungkapkan bahwa sesaat setelah kejadian, Ketua DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumbar langsung berkoordinasi dengannya selaku Wakil Ketua DPRD Sumbar, dan ia pun langsung menjalin komunikasi dengan Wali Kota Padang, Fadly Amran.

Nanda menekankan bahwa Kota Padang adalah kota yang heterogen dengan masyarakat yang cinta damai. Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“Kalau ada perbedaan pandangan atau hal-hal yang dianggap tidak sesuai, bicarakanlah dengan baik. Jangan main hakim sendiri. Ini semata hanya persoalan komunikasi yang bisa diselesaikan tanpa kekerasan,” pungkasnya.

Terkait dinamika yang terjadi, Nanda juga menyoroti pentingnya kajian hukum secara menyeluruh. Ia mengingatkan agar semua pihak tidak cepat mengambil sikap tanpa informasi yang utuh.

Menurutnya, agama yang diserang dalam peristiwa ini adalah agama yang sah dan diakui oleh negara. Maka tindakan semena-mena jelas tidak bisa dibenarkan. Semua umat berhak menjalankan ibadahnya dengan aman dan nyaman.

Ia menekankan, menjaga toleransi dan ketenangan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. “Semua pihak harus menahan diri. Mari kita jaga Kota Padang agar tetap aman dan damai. Jika ada perbedaan, bicarakanlah dengan baik. Jangan main hakim sendiri,” pungkasnya. (y)

 

ShareTweetPin

Related Posts

Elzatta Buka Store di Basko City Mall, Ada Promo Menarik di Bulan Mei Ini
News

Elzatta Buka Store di Basko City Mall, Ada Promo Menarik di Bulan Mei Ini

Selasa, 19/5/26 | 21:56 WIB

Padang, Matakata.co – Buat warga Padang pecinta fashion muslim, kini bisa mendapatkan brand-brand berkualitas dari Elzatta. Tak perlu jauh-jauh ke...

DPRD Sumbar Jawab Tanggapan Gubernur Terhadap Dua Ranperda
News

DPRD Sumbar Jawab Tanggapan Gubernur Terhadap Dua Ranperda

Rabu, 13/5/26 | 22:43 WIB

Padang, Matakata.co - DPRD Provinsi Sumatera Barat menyampaikan jawaban atas tanggapan Gubernur terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prakarsa DPRD...

Fraksi-Fraksi DPRD Sumbar Sampaikan Pandangan Umum Ranperda Penyelenggaraan Jalan Provinsi
News

Fraksi-Fraksi DPRD Sumbar Sampaikan Pandangan Umum Ranperda Penyelenggaraan Jalan Provinsi

Senin, 11/5/26 | 23:34 WIB

Padang, Matakata.co - Fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyampaikan pandangan umum terkait rancangan peraturan daerah...

DPRD Sumbar Bahas Dua Ranperda, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Regulasi Harus Perhatikan Kewenangan dan Kemampuan Fiskal Daerah

DPRD Sumbar Bahas Dua Ranperda, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Regulasi Harus Perhatikan Kewenangan dan Kemampuan Fiskal Daerah

Senin, 11/5/26 | 23:05 WIB
Wacana Sumbar Jadi Daerah Istimewa, DPRD Sumbar dan Tim Ahli Kaji Naskah Akademik

Wacana Sumbar Jadi Daerah Istimewa, DPRD Sumbar dan Tim Ahli Kaji Naskah Akademik

Senin, 11/5/26 | 22:43 WIB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra

Copyright matakata.co @2024

Tidak Ada Hasil
Perlihatkan Semua Hasil
  • News
  • Opini
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Sastra

Copyright matakata.co @2024

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In